Connect with us

indonesia

Di Bungkam Thailand, Pupus Sudah Harapan Indonesia Meraih Medali Emas

indonesia vs thailand

Pertandingan semifinal mempertemukan Indonesia melawan Thailand. pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim untuk menentukan siapa yang akan lolos ke babak final, apalagi Timnas Indonesia yang mengemban target untuk dapat meraih medali emas, setelah sekian lamanya puasa medali emas di cabang sepakbola pria.

Pertandingan sendiri yang seharusnya digelar malam hari harus digelar sore hari karena permintaan dari tuan rumah Vietnam yang akan bermain malam hari, bukan hanya waktu bertanding, venue pertandingan pun juga ikut dipindahkan yang jaraknya cukup jauh dari hotel timnas Indonesia, perjalan pun memakan waktu sekitar 3 jam.

Indonesia sendiri dalam menatap laga semifinal ini memang kekuatan tim nya agak sedikit berkurang karena salah satu pemain andalan yaitu Asnawi Mangkualam Bahar harus absen karena akumulasi kartu kuning yang telah didapatkan.

Jalannya pertandingan

Indonesia sendiri sejak awal pertandingan menggunakan formasi 4-1-4-1 dengan menempatkan Marc Klok sebagai satu pemain yang menjaga kedalaman, dan sebagai penghubung lini tengah. Di depan Marc Klok ada dua gelandang kreatif Ricky Kambuaya dan Marselino Ferdinand. Yang mengejutkan dari line up yang diturunkan adalah ditempatkannya Rachmat Irianto di posisi bek kanan.

Menempatkan Rachmat Irianto ditempatkan di sisi kanan ini lebih untuk memperkuat pertahanan, karena jika menurunkan Rio Fahmi, akan sedikit rawan dalam hal bertahan, walaupun secara menyerang Rio Fahmi memang bagus.

Pada babak pertama Indonesia mampu menguasai pertandingan, dimana lini tengah mampu meredam lini tengah dari Thailand, pola permainan terlihat jelas, umpan-umpan pendek mampu diperagakan dengan baik. Namun memang masalah klasik yang ada di Timnas Indonesia adalah striker. Beberapa peluang memang mampu diciptakan tetapi masih belum bisa dikonversikan menjadi gol.

Pada babak kedua situasi sangat berbeda, Indonesia justru bermain bertahan, dan Thailand mampu menguasai lini tengah, sehingga Indonesia pun hanya menerapkan serangan-serangan balik, yang sesekali mengancam pertahanan dari Thailand. Begitu juga dengan Thailand, Thailand mampu menguasai pertandingan pada babak kedua tetapi tidak mampu menciptakan gol sama sekali.

Terpaksa pertandingan harus dilanjutkan pada babak perpanjangan waktu. Tentu saja babak perpanjangan waktu pasti akan menguras stamina dari para pemain. Ini terbukti dengan terciptanya gol semata wayang dari Thailand. Lengahnya lini pertahanan yang dikawal Fachrudin Aryanto dkk, harus dibayar mahal dengan satu gol yang bersarang di gawang yang dijaga oleh Ernando.

Stamina mulai menurun, ditambah dengan tensi pertandingan mulai naik. Akhirnya pada menit-menit akhir pertandingan perpanjangan waktu babak kedua terjadi keributan antar pemain, beberapa pemain tidak bisa menahan emosinya yang akhirnya berbuah kartu merah kepada 3 pemain Indonesia sekaligus, mereka adalah Firza Andika, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya, dan 1 kartu merah terhadap pemain dari Thailand. Sampai pertandingan selesai skor 1-0 menjadi skor akhir.

Dengan kekalahan ini artinya Indonesia sudah pupus harapan untuk meraih medali emas, masih ada satu pertandingan lagi yaitu perebutan medali perunggu dengan melawan Malaysia. Tetapi dengan adanya tiga pemain Indonesia yang mendapat kartu merah tentu sangat-sangat merugikan Timnas Indonesia. Masih ada satu harapan lagi, walaupun bukan medali emas, minimal kemenangan terakhir bisa untuk menghibur masyarakat Indonesia.

Hasbunallah Wa Nikmal Wakil Nikmal Maula Wa Nikman Nasir

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in indonesia