Yuk Lebih Mengenal Sejarah Perkembangan Olahraga Sepak Takraw

Yuk Lebih Mengenal Sejarah Perkembangan Olahraga Sepak Takraw

Pemahaman dan kelengkapan sejarah olahraga sepak takraw sangatlah penting. Karena nama olahraga ini masih asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Olahraga ini telah dipraktekkan setiap hari di berbagai lapisan masyarakat sejak dulu. Olahraga Sepak Takraw sangat populer karena menarik dan serba cepat serta membuat penonton tidak bosan. 

Mengenal Sepak Takraw

Sepak takraw berasal dari 2 suku kata yaitu sepak dan takraw. Untuk nama sepak diambil dari bahasa melayu yang bisa diartikan dengan tendangan. Sedangkan takraw artinya sebuah bola terbuat dari rotan. Olahraga yang satu ini berasal dari Asia Tenggara atau tepatnya pada abad ke-15 dan kemudian berkembang serta dimainkan dalam ajang kompetisi Internasional

Read More

Beberapa kompetisi yang menyelenggarakan pertandingan sepak takraw ini diantaranya Asian Games dan SEA Games. Tujuan permainan ini adalah untuk mencetak poin dengan memukul bola melewati net dan masuk ke lapangan lawan. Berbeda dengan permainan bola voli, pemain yang satu ini tidak boleh menyentuh bola menggunakan tangan atau lengan. 

Namun setiap pemain olahraga sepak takraw akan diperbolehkan untuk menggunakan kaki, dada dan kepala untuk bisa menyentuh bola. Pastikan bahwa ina memahami dengan baik berbagai jenis aturan yang diterapkan dalam permainan sepak takraw. Jika anda masih belum memahaminya maka coba perhatikan aturan dalam permainan yang akan dibahas berikut ini

Aturan Permainan Sepak Takraw

1. Perlengkapan dan Lapangan

Secara umum lapangan sepak takraw mirip dengan lapangan bulu tangkis, namun ada beberapa perbedaan. Bola sepak takraw pada awalnya terbuat dari anyaman rotan, namun kini dibuat dari bahan sintetis. Bola berbentuk bulat dan terbuat dari kain sintetis dengan 12 lubang dan 20 sambungan anyaman. Bola putra memiliki keliling 41-43 cm dan berat 170-180 g

sedangkan bola putri memiliki keliling 42-44 cm dan berat 150-160 g. Lapangan bermain berukuran 13,4 x 6,1 meter dan dibagi dua oleh jaring setinggi 1,52 meter untuk pria dan 1,42 meter untuk wanita. Pakaian olahraga sepak takraw terdiri dari kaus, kaus kaki, celana pendek, dan sepatu olahraga. Semua jersey harus didaftarkan dan ditandai dengan nomor pemain. 

2. Posisi dan Jumlah Pemain

Permainan sepak takraw terdiri dari dua tim dan setiap tim terdiri dari tiga pemain. Setiap pemain memiliki peran tertentu dalam permainan yaitu Tekong, Killer, dan juga Feeder. Posisi pemain sebagai tekong berada di tengah lingkaran lapangan dan kemudian dilengkapi dengan killer dan feeder menempati posisi di sisi kiri dan kanan lapangan yang dekat net. 

Yuk Lebih Mengenal Sejarah Perkembangan Olahraga Sepak Takraw

Untuk posisi tekong merupakan pemain yang bertanggung jawab melakukan lemparan servis untuk memulai permainan. Saat melakukan servis, tekong dapat menendang bola dengan kecepatan tinggi, sehingga menyulitkan lawan untuk bertahan. Kemudian untuk killer tugasnya adalah melakukan serangan agar bola bisa masuk ke dalam lapangan lawan. 

Saat bertahan, killer atau penyerang dalam olahraga sepak takraw bertanggung jawab untuk memblokir tendangan dan pukulan lawan. Selanjutnya ada feeder yaitu pemain yang harus memiliki tingkat penguasaan bola yang tinggi. Saat menguasai bola, feeder harus bisa memberikan umpan yang mudah bagi striker dan harus bisa melakukan tendangan dan blok.

Dalam permainan sepak takraw, seorang pemain dapat memasukkan bola ke lapangan lawan dan poin dicetak ketika lawan gagal mengembalikan bola atau ketika lawan melakukan kesalahan. Masing-masing kondisi ini bernilai 1 poin. Tim pertama yang mencetak 21 poin biasanya memenangkan set. Pahami informasi permainan sepak takraw

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.